Edukasi Membangun Literasi Kebencanaan Perlu Dukungan Wartawan

Literasi4075 Dilihat

PADANG PANJANG – Edukasi terkait mitigasi bencana di tengah masyarakat, merupakan hal penting dilakukan dalam rangka mengurangi risiko ketika bencana terjadi. Hal itu mengemuka dalam diskusi sejumlah wartawan di Padang Panjang, Jumat (3/4/2026).

Dikutip dari siaran YouTube Celoteh Wartawan, kegiatan diskusi para kuli tinta itu dilangsungkan di Sekretariat Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Padang Panjang.

Ketua PJKIP Padang Panjang, Rifnaldi, pada kesempatan itu menyampaikan, persoalan mitigasi bencana merupakan bagian tanggungjawab para wartawan dalam menyampaikan pemberitaan dan informasi sebagai ajang edukasi.

“Selama ini pemberitaan tentang bencana sering membuat masyarakat khawatir. Kita berharap di PJKIP, kawan-kawan anggota PJKIP bisa memberikan edukasi melalui pemberitaan dan tulisan di media dengan cara yang mendidik,” sebut Rifnaldi yang biasa disapa Pak Ce itu.

Sementara itu itu, Wardi, salah seorang wartawan dari media Padang Ekspres menyambut baik diskusi-diskusi serupa. Ia menyebut, wartawan dalam kesehariannya akan selalu menulis tentang apa yang didengar seputar persoalan-persoalan yang ada di tengah masyarakat.

“Padang Panjang ternyata bukan hanya daerah tujuan dan perlintasan wisata, tetapi juga perlintasan dua segmen gempa yaitu Segmen Sianok dan Sumani. Ini harus menjadi perhatian kita bersama.

Bukan hanya pemerintah, tetapi kita semua termasuk wartawan,” sebut sosok yang juga Ketua Bidang Pendidikan PWI Padang Panjang tersebut.

Diskusi yang dihadiri sejumlah anggota PJKIP dan wartawan lainnya di luar organisasi itu, sepakat bahwa mitigasi bencana harus diinformasikan secara terbuka.

Sekaitan itu, Wakil Ketua PJKIP Padang Panjang, Eko Susilo, turut menyampaikan pendapatnya seputar mitigasi bencana yang perlu dilakukan di semua elemen warga.

“Termasuk hadirnya program-program seperti Sekolah Siaga Bencana. Kita juga berharap Ketua PJKIP membuat program untuk penguatan SSB tersebut,” demikian sebut Eko.

Secara terpisah, Nova Indra, pimpinan lembaga Alpha Rescue yang menjadi pemandu diskusi menyebutkan, literasi kebencanaan sangat penting dibangun di seluruh elemen masyarakat.

“Kita butuh peningkatan literasi masyarakat terkait dengan kebencanaan. Dan kita berharap edukasi untuk peningkatan literasi kebencanaan ini didukung penuh oleh organisasi wartawan yang ada,” ujar penulis buku Langkah Strategis Mitigasi Bencana Kota Padang Panjang itu. (*)

Blibli.com
Blibli.com