Hari Kebangkitan Nasional 2020, Bangkit dalam Optimisme Normal Baru

Berita Nasional743 Dilihat

Menteri Kominfo menyatakan salah satu makna Kebangkitan Nasional yang diperingati di saat umat muslim sedang menunaikan ibadah suci Ramadan dan menjelang Idulfitri 1441 Hijriyah adalah dapat mencapai kemenangan.

“Kiranya benang merah antara ibadah puasa dan Lebaran ini juga sesuai dengan semangat kita melawan Covid-19 ini, yaitu laku menahan diri, menempa raga, membersihkan diri, dan pada akhirnya mencapai kemenangan,” ungkapnya.

Menteri Johnny juga menilai kebangkitan nasional dalam masa pandemi Covid-19 harus dimaknai sebagai dorongan percepatan memasuki era digital.

“Mari kita manfaatkan ruang digital secara tepat dan bijak. Katakan tidak pada segala jenis hoaks, ujaran kebencian dan berbagai jenis penyalahgunaan ruang digital yang mencederai semangat persatuan dan kesatuan sebagai bangsa. Selali isi dengan hal bermanfaat untuk kemajuan ekonomi, secara khusus ekonomi digital yang berkembang dari waktu ke waktu,” ajaknya.

Di akhir, pidato, Menteri Kominfo mengajak setiap elemen bangsa memaknai Hari Kebangkitan Nasional 2020 dengan optimisme untuk menjadi pemenang dan memulihkan kondisi sosial ekonomi.

“Saya ucapkan selamat memaknai Hari Kebangkitan Nasional 2020. Kita optimistis akan keluar sebagai bangsa pemenang. Menang dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sekaligus menang dalam memulihkan kondisi sosial-ekonomi,” pungkasnya. (SP)

Blibli.com
Blibli.com

Tinggalkan Balasan