Para Kepala Sekolah SD se-Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata Bersedekah

Berita Daerah944 Dilihat

“Keadaan mereka seperti ini. Meski demikian, anak-anak memiliki kemampuan luar biasa membanggakan. Anak laki-laki dari ibu Sofi cukup diandalkan di SDN Pada karena sering mewakili sekolah dalam even lomba sehingga membawa sekaligus mengharumkan nama sekolah. Demikian juga anak Yuni,” ujar Yos Benidau.

Menurut Yos Benidau, bantuan dari sekolah SDN Pada sudah ditransfer ke rekening Bank atas nama Yuliana Peni. “Bagi saya, perhatian para guru lebih besar dari pada keluarga di Kedang. Saya sudah berusaha menyampaikan kondisi ini di kampung tetapi keluarga menaggapi biasa-biasa saja,” ujar mantan ASN Dukcapil Kabupaten Lembata ini.

Yos berterima kasih kepada kepala sekolah SDN Pada dan juga ibu Maria Loka pimpinan LSM Permata Lembata yang sudah memediasi dan mengomunikasikan situasi yang dialami anak Yuni ke pihak Dinas Sosial Provinsi sehingga anak Yuni boleh mendapat tempat di Panti Sosial Taruna Harapan.

Yos juga berterima kasih kepada Petrus Sinun Manuk, mantan Penjabat Bupati Lembata yang telah menyikapi dengan menghubungi pihak Dinsos Provinsi NTT setelah dihubungi ibu Maria Loka. Ia mengisahkan, ada tiga panti asuhan di NTT yang memiliki kewenangan menampung dan mendampingi para korban seperti kekerasan fisik maupun seksual yakni satu di Sumba, di Naibonat (untuk wilayah Alor dan Timor) dan di Lembata (untuk wilayah Flores).

Saat ini menurutnya, anak Yuni telah terdata sebagai penghuni Panti Sosial Taruna Harapan Lewoleba-Lembata. Biaya kehidupan mulai dari yang paling kecil sampai dengan biaya pendidikan selama enam tahun yakni tiga tahun SLTP dan tiga tahun SMA ditanggung oleh pihak pemerintah.

Ibu Sofia Peni (kanan depan) Berpose Saat Menerima Sumbangan dari Para Kepala Sekolah SD yang Diserahkan Secara Simbolis oleh Kadis PKO Kabupaten Lembata.

Kadis PKO Lembata, Silvester Samun, SH yang hadir menyerahkan bantuan secara simbolis dari para Kepala Sekolah SD kepada ibu Sofia Peni dan anak Yuni menyampaikan banyak terima kasih atas kepedulian semua stakeholder pendidikan di Kecamatan Nubatukan.

Dalam kesempatan itu Sil Samun mengatakan, perempuan dan anak menjadi prioritas perlindungan baik di tingkat pusat, daerah maupun kabupaten/kota. “Kita menjaga agar hal-hal yang sifatnya kekerasan terhadap anak dan perempuan diminimalisir,” ujar Sil.

Blibli.com
Blibli.com