oleh

Cara Jitu Guru Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran

WPdotCOM – Berbagai cara dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Semua siwa yang dihadapi dalam pembelajaran, memiliki latar belakang yang berbeda.

Siswa dalam satu kelas, memiliki latar yang mempenagruhinya, baik dari sisi keluarga maupun tingkat kecerdasan. Ada yang latar belakang keluarga yang sangat perhatian dengan pendidikan anaknya, ada juga yang perhatian sekedarnya saja.

Blibli.com

Sementara itu dari sisi kecerdasan anak didik, ada yang tingkat kecerdasan yang tinggi, sedang, dan ada yang kurang. Hal ini merupakan tantangan tersendiri dalam pembelajaran.

Pembelajaran yang dilaksanakan di kelas, tidak cukup hanya dengan proses transfer of knowledge atau sekedar memberikan ilmu pengatahuan saja. Akan tetapi harus memperhatikan banyak hal dalam mengajar, sehingga dapat meningkatkan kualitas hasil belajar siswa.

Seni mengajar seorang guru, menentukan dalam proses belajar mengajar. Sorang siswa yang mendapatkan hasil belajar rendah dan tidak memuaskan, belum tentu siswa tersebut pemalas. Seorang guru harus tahu  bagaimana agar siswa tersebut terbuka, bercerita padanya mengapa ia memperoleh hasil yang tidak memuaskan tersebut.

Seorang guru harus memahami bagaimana kondisi kejiwaan siswanya. Guru harus masuk ke dalam situasi kejiwaan siswanya tersebut. Perlahan bila sudah mampu seperti itu, sang guru memberikan pembelajaran, baik itu nasehat maupun motivasi, akan berdampak secara langsung pada perbaikan kualitas pribadi siswa.

Guru tidak hanya pengajar di dalam kelas, tetapi juga bertindak sebagai seorang motivator, penggerak semangat, inspirator bagi siswanya. Bahkan yang paling menentukan adalah, guru adalah teladan yang baik bagi mereka.

Guru adalah sosok yang digugu dan ditiru. Semua gerak-gerik, cara bersikap, berperilaku, semua jadi perhatian oleh siswa. Sehingga dalam pikiran mereka ada rasa, baik rasa suka, simpati, dan semua kondisi emosional terhadap gurunya.

Seorang guru ketika melihat hasil belajar siswa rendah, tidak boleh mengatakan kata ‘bodoh’. Sebab ini akan berbekas dalam pikiran dan memori si anak, sehingga timbul dalam dirinya perasaan tidak suka terhadap guru. Dan hal itu bisa berlangsung lama.

Seorang guru harus jeli melihat apa latar belakang siswanya.Bisa jadi, persoalan kurang semangat yang ada dalam diri siswa merupakan akibat dari masalah-masalah tertentu. Dan masalah itu, bukan saja berasal darii latar belakang keluagra, bahkan bias terjadi  karena sikap guru.

Dalam pembelajaran, yang sangat menentukan hasil belajar siwa adalah contoh dan teladan yang diberikan seorang guru. Guru akan menjadi idola bagi mereka, jadi sumber inspirasi, sekaligus tempat bercerita bagi mereka tentang apa saja. Sehingga membuat siwa betah dengan gurunya, idolanya.

Itu semua membuat mereka bersemangat untuk belajar. Termotivasi untuk mendapat hasil yang terbaik. Semua itu terjadi karena siswa merasa diperhatikan,dihormati, dan disayangi, perhatian yang kadang tidak mereka dapatkan di luar lingkungan sekolah.

Karena semua itu, banyak hal yang bisa dilakukan seoarang guru dalam menentukan  hasil belajar siswa. Guru kreatif dan inovatif akan menjadi contoh dan teladan bagi siswa-siswanya. (*)

Penulis: Yulhendri (Guru SMA Negeri 1 Sungayang, Tanah Datar)