
Penguatan karakter melalui literasi sains sangat diperlukan pada peserta didik sekolah dasar, karena hal itu bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan yang baik dalam memenuhi tuntutan zaman. Pendidikan karakter yang dilakukan di sekolah dasar perlu melibatkan berbagai komponen yang terkait antara lain proses pembelajaran, pelaksanaan sekolah, dan pemberdayaan sarana dan prasarana sekolah.
Dalam pembelajaran, literasi sains merupakan pendekatan yang terbuka, bebas dari tolak ukur dan memiliki pengujian yang tinggi. Guru dan peserta didik memiliki kebebasan untuk memilih berbagai macam konten ilmu pengetahuan dan metodologi. Kunci utama dalam mengembangkan literasi sains adalah dengan melibatkan langsung peserta didik dalam belajar serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga peserta didik mampu belajar sesuai dengan pengalaman yang telah mereka alami. Integrasi pendidikan karakter ke dalam proses pembelajaran merupakan salah satu cara yang tepat untuk menum-buhkan karakter anak sedini mungkin.
Berikutnya adalah literasi digital. Menurut UNESCO (2011), adalah kecakapan (life skills) yang tidak hanya melibatkan kemampuan penggunaan perangkat teknologi, informasi dan komunikasi, tetapi juga melibatkan kemam-puan dalam pembelajaran bersosialisasi, sikap berpikir kritis, kreatif, serta inspiratif sebagai kompetisi digital.
Dalam penerapannya literasi digital ini berperan penting, karena memudahkan ma-syarakat dalam mengakses teknologi. Manfaat literasi digital menurut (Sumiati & Wijonarko, 2020) yaitu: 1) Wawasan individu bertambah ketika melakukan kegiatan men-cari dan memahami informasi, 2) Menumbuhkan kemahiran seseorang untuk berpikir serta memahami informasi secara lebih kritis, 3) Kemampuan verbal individu meningkat, 4) Menumbuhkan konsentrasi dan daya fokus individu, 5) Kemahiran individu dalam membaca dan menulis informasi bertambah.
Berdasarkan manfaat dari diterapkannya literasi digital, memungkinkan literasi digital dapat diterapkan dalam bidang pendidikan. Hal tersebut dapat dijadikan sebagai media untuk pelaksanaan sistem pendidikan yang berbasis digitalisasi. Terlebih seperti pembelajaran daring yang mulai dilakukan saat ini, literasi digital dapat memudahkan peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran, literasi digital berperan mengefektifkan interaksi dan komunikasi selama proses pembelajaran.



















