Penanaman Literasi Dasar di Sekolah Melalui Sinkronisasi Materi Ajar oleh Guru

ARTIKEL ILMIAH1557 Dilihat

Sementara elemen pengembangan literasi berikutnya adalah literasi finansial. Literasi finansial, sering orang menyebutnya dengan literasi keuangan. Apa pentingnya peserta didik memahami tentang literasi keuangan? Selain sebagai bekal kita dalam merencanakan keuangan, literasi keuangan juga penting sebagai pendidikan karakter. Pemahaman produk keuangan bagi generasi millenial sangat krusial. Para generasi millenial harus dibekali dengan pengelolaan keuangan yang dapat menjadi sebuah budaya baik yang mendidik, sehingga dalam jangka panjang dapat membentuk sebuah karakter.

Terakhir, literasi Budaya dan Kewargaan. Setiap warga negara, penting memiliki kemampuan dalam memahami keberagaman, menerima perbedaan, mampu beradaptasi, serta menyikapi keberagaman secara bijak-sana menjadi sesuatu yang mutlak. Literasi terhadap persoalan budaya dan kewargaan merupakan kecakapan yang patut dimiliki oleh seluruh warga negara Indonesia pada abad ke-21. Dengan demikian, dapat dipahami bahwa literasi budaya merupakan kemampuan dalam memahami dan bersikap seseorang terhadap kebudayaan Indonesia sebagai identitas bangsa. Sementara itu, literasi kewargaan adalah kemampuan dalam memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara.

Literasi budaya dan kewargaan merupakan kemampuan individu dan masyarakat dalam bersikap terhadap lingkungan sosialnya sebagai bagian dari suatu budaya dan bangsa. Literasi budaya dan kewargaan menjadi hal yang penting untuk dikuasai di abad ke-21. Indonesia memiliki beragam suku bangsa, ba hasa, kebiasaan, adat istiadat, kepercayaan, dan lapisan sosial.

Penanaman keenam elemen literasi tersebut di sekolah, kini sangat penting. Bukan Cuma melalui kegiatan-kegiatan yang terpisah dari intrakurikuler, guru dalam pembelajaran perlu menekankan literasi tersebut ke dalam materi ajar agar sinkron dengan kebutuhan peserta didik. (*)

 

Rujukan

  1. Panduan GLN – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (https://gln.kemdikbud.go.id)
  2. Kemdikbud. 2016. Disain Induk Gerakan Literasi Sekolah

Penulis: Erni Fulwati (Kepala SDN 17 Gobah Kec. Canduang, Kab. Agam – Sumbar)

 

Blibli.com
Blibli.com