
Metode Pembelajaran Course Review Horay
Metode pembelajaran course review horay merupakan model pembelajaran yang dapat menciptakan suasana kelas menjadi meriah dan menyenangkan karena setiap siswa yang dapat menjawab benar maka siswa tersebut diwajibkan berteriak “hore!” atau yel-yel lainnya yang disukai. Jadi, model pembelajaran course review horay ini merupakan suatu model pembelajaran yang dapat digunakan guru agar dapat tercipta suasana pembelajaran di dalam kelas yang lebih menyenangkan.
Guru memegang peranan sentral dalam proses belajar mengajar sebab guru adalah pemegang kunci terhadap mutu pendidikan di suatu sekolah ditentukan oleh kemampuan yang dimilikinya dalam menjalankan tugas. Kemampuan guru dalam merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran merupakan faktor utama dalam mencapai pendidikan yang bermutu. Keterampilan merencanakan dan melaksanakan proses belajar mengajar ini sesuatu yang erat kaitannya dengan tugas dan tanggung jawab guru sebagai pengajar yang mendidik.
Sebagai guru ada tugas dan fungsi yang harus dijalankan oleh seorang guru di sekolah seperti mengajar siswa untuk memberikan pengetahuan kepada siswa, mendididk siswa agar siswa memiliki sikap yang baik serta melatih siswa agar bisa terampil. Dalam menjalankan tugasnya dan fungsinya sebagai guru pemerintah membebankan beberapa tugas wajib bagi guru dalam menjalankan tugas pokoknya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Dalam Undang-undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yang disebut “guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, dan menilai. Selain itu juga mengevaluasi peserta didik pada pendidikan usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah”.
Guru sebagai pendidik mengandung arti yang sangat luas, tidak sebatas memberikan bahan-bahan pengajaran tetapi menjangkau etika dan estetika perilaku dalam menghadapi tantangan kehidupan di masyarakat. Sebagai pengajar, guru hendaknya memiliki perencanaan (planing) pengajaran yang cukup matang dan mampu melakukan pembelajaran yang bermutu kepada siswa. Dengan adanya pembelajaran bermutu akan menghasilkan generasi-generasi yang memiliki sikap, pengetahuan dan keterampilan yang baik.
Pelaksanaan Kegiatan
Pelaksanaan kegiatan menulis dalam pembelajaran dilakukan guru dengan mengacu kepada rencana yang telah disusun guru. Dalam pembelajaran menulis dikelas satu masih mengenalkan tulisan dengan huruf kecil. Mengajarkan dengan berurutan dari huruf/tulisan yang mudah diucapkan sampai yang sukar diucapkan.
Beberapa langkah dan cara pengajaran menulis yang dilakukan guru di kelas I sebagai berikut:
Pertama, pengenalan huruf pada siswa. Dalam pengenalan ini siswa disuruh memperhatiakan benar-benar tulisan dan pelafalanya, baik tulisan cetak huruf lepas maupun huruf tegak bersambung pembelajaran menulis permulaan erat sejajar kaitannya dengan pelajajaran membaca. Fungsi pengenalan adalah untuk melatih indra siswa dalam mengenal suatau bantuk tulisan.
Kedua, Latihan. Proses pemberian latihan menulis permulaan dari latihan sederhana menuju latihan yang kompleks, antara lain sebagai berikut: 1) Latihan memegang pensil dan duduk dengan sikap dan posisi yang benar. Tangan kanan untuk menulis, tangan kiri untuk memegang buku tulis agar tidak bergeser. Pensil diletakkan diantara ibu jari dan telunjuk. Posisi badan hendaknya tegak, dada tidak menempel pada meja, jarak antara mata dengan buku kira-kira 25-30cm.



















