Strategi Guru Meningkatkan Kemampuan Menulis Permulaan Siswa Kelas I

ARTIKEL ILMIAH3352 Dilihat

Selanjutnya, 2) Latihan gerakan tangan. Mula-mula melatih gerakan tangan diudara dengan bantuan alat tulis. Kemudian praktikkan pada buku latihan. 3) Menghubungkan tanda titik yang membentuk tulisan, dapat dilakukan pada buku-buku latihan khusus semacam ini.

Ketiga, Mengeblat. Mengeblat adalah menirukan atau menebalkan suatu tulisan dengan menindas tulisan yang sudah ada. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan seperti memakai karbon, memakai kertas tipis, menebalkan tulisan yang sudah ada.

Keempat, Menyalin. Menyalin adalah kegiatan menulis dengan cara meniru tulisan yang terdapat dalam buku pelajaran atau tulisan guru dipapan tulis.kegiatan ini biasanya dimulai dari ingatan kata, kalimat sampai wawancara.

Kelima, Menatap. Menatap berarti mengadakan koordinasi antar mata, ingatan dan ujung jari (ketika menulis) sehingga anak dapat mengingat bentuk kata/huruf dalam benaknya dan memindahkannya ke jemani tangannya dan mempraktikkan dalam buku latihan. Demikian pelajaran menatap merupakan latihan menulis yang biasanya diakukan dengan cara mengamati objek. Sebagai súmulus, guru dapat menggunakan objek, misalnya gambar kata atau gambar kalimat atau objek asli.

Keenam, Menulis Indah. Menulis indah atau halus merupakan kegitan menyalin menyalin sutau kalimat atau huruf dengan memperhatikan bentuk ukuran dan tebal tipisnya tulisan secara baik,dan benar serta rapi ukuran suatu penulisan dapat dilihat dari perbandingan dengan pertolongan suatu garis Dengan demikian menulis indah/halus bertujuan agar siswa dapat menulis dengan baik,benar dan rapi.

Ketujuh, Dikte/lmlak. Dikte dimaksudkan untuk memantapkan siawa dalam menuliskan huruf baru yang diajarkan dalam kaitanya dnagn kalimat atau kata.kegiatan ini dilakukan dengan cara memeperdengarkan kata kalimat atu wawancara kepada siswa kemudian meminta mereka menuliskanya kembali apa yang telah mereka dengar.

Kedelapan, Melengkapi atau wawancara. Melengkapi dapat dilakukan dengan cara langkah-langkah: 1) Melengkapi dengan huruf. 2) Melengkapi dengan susunan kata. 3) Melengkapi dengan kata. 4) Melengkapi dengan cara mengisi titik-titik dengan kata-kata yang sesual sehingga menjadi kalimat yang benar.

Kesembilan, Menulis Nama. Menuliskan nama merupakan tugas diberikan kapada siswa untuk menuliskan nama-nama benda, orang jalan dan sebagainya yang terdapat di lingkungan sekitar mereka atau yang terdapat dalam gambar.

Kesepuluh, Mengarang Sederhana. Latihan membuat karangan sederhana dapat dilakukan dengan membuat Kalimat tiga sampai lima baris,hal ini untuk anak dapat menuliskan buah piker dan dapat mengorganisasikan antara ingatan pangalaman dan tulisan.

Selain itu guru juga menggunakan strategi untuk membantu siswa melatih siswa bisa menulis di kelas rendah dengan melakukan kegiatan, 1) Menyediakan tempat yang cocok untuk anak-anak untuk menulis Sebuah sudut yang tenang yang terbaik, tempat anak itu sendiri, jika mungkin. Jika tidak, setiap permukaan datar dengan ruang siku, kursi yang nyaman, dan cahaya yang baik akan dilakukan.

Berikutnya, 2) Berikan anak, dan mendorong orang lain untuk memberikan, hadiah yang terkait dengan tulisan: a) Pena dari beberapa macam atau pensil dengan ukuran yang sesuai dan kekerasan, b) Lampu meja, c) Bantalan kertas, alat tulis, d) Kamus sesuai dengan usia anak dan kebutuhan. Kebanyakan menggunakan kamus untuk memeriksa ejaan, tetapi sebuah kamus yang baik berisi informasi menarik mengenal asal kata, sinonim, pengucapan, dan sebagainya. e) thesaurus untuk anak-anak yang lebih tua. Ini akan membantu dalam pencarian untuk kata “benar”. f) penghapus atau “putih-out” cair untuk mengoreksi kesalahan yang anak ingin memperbaiki tanpa menulis ulang. g) Mendorong (tapi tidak menuntut) menulis sering.

Blibli.com
Blibli.com