
“Bagi kota Sawahlunto, kegiatan kompetisi roket air ini sudah tidak asing lagi. Ketika masih bertugas di SMAN 1 Sawahlunto pernah mendampingi 10 orang siswa ikut kompetisi ini di Unand Padang tahun 2013 lalu,” sebutnya.
Kegiatan workshop dan kompetisi roket air digelar 2 hari. Hari pertama, Selasa 20 Februari 2024, bertempat di IKM Sawahlunto dengan agenda workshop pembuatan roket.
Peserta dibimbing oleh Bakaruddin, personil LABIABA yang berdomisili di Kalimantan Barat. Peserta belajar merakit roket yang terbuat dari botol plastik bekas minuman berukuran 1,5 liter.

Sementara hari ke dua, dilaksanakan kompetisi peluncuran roket yang telah mereka rakit di hari pertama.
Dari rangkaian kegiatan tersebut, akhirnya diperoleh para pemuncak dari seluruh peserta. Juara 1 diraih oleh peserta nomor lot 50 (SMA 3 Sijunjung) dengan jarak roket sejauh 1.9 meter dari titik sasaran berjarak 50 meter.
Sementara juara 2 diraih oleh nomor lot 32 dari SMA Sawahlunto dengan jarak 4,10m dari titik sasaran. Pada posisi juara 3, ditempati nomor lot 60 utusan SMA 3 Sijunjung dengan jarak 6.80 meter dari titik sasaran.
Perolehan nilai juara yang ditetapkan tersebut, adalah hasil dari peluncuran roket kedua kalinya oleh masing-masing peserta. Menurut panitia, peluncuran pertama dinyatakan tidak berhasil karena hasil peluncuran roket air tidak mendekati titik sasaran yang ditetapkan.
Di akhir kegiatan semua elemen terkait kegiatan mengembalikan seluru peralatan yang digunakan dan melakukan pembersihan lokasi.(Sy)



















