Meningkatkan Kedisiplinan Guru Melalui Pengisian Daftar Hadir dan Jurnal Mengajar

ARTIKEL ILMIAH1329 Dilihat

Dalam korelasinya dengan tertib mengisi daftar hadir dan jurnal mengajar, penulis berpendapat bahwa tertib mengisi daftar hadir dan jurnal mengajar merupakan salah satu aturan yang wajib dilaksanakan oleh seluruh komponen di setiap satuan pendidikan tanpa terkecuali. Oleh sebab itu, guru sebagai pendidik karakter dan agen penata nilai yang digugu dan ditiru mesti menunjukkan sikap mental dan perilaku disiplin dalam mengisi daftar hadir dan jurnal mengajar. Sebagai guru kita semua tahu bahwa pekerjaan pertama ketika tiba di sekolah adalah mengisi daftar hadir. Demikian juga, kegiatan mengawali pembelajaran di kelas setelah berdoa adalah mengisi jurnal mengajar dan mengabsen para peserta didik.

Sebelum kagiatan belajar mengajar dimulai, setiap guru mata pelajaran memiliki kewajiban mengisi jurnal mengajar yang telah disiapkan oleh pengurus kelas. Guru mata pelajaran yang mengajar pada hari bersangkutan diharapkan sedapat mungkin bahkan wajib mengisi jurnal mengajar yang telah disiapkan. Dengan demikian, guru mesti lebih peka menanyakan ada tidaknya jurnal saat memulai pembelajaran.

Sebuah jurnal mengajar memiliki format yang sangat sederhana yang diharapkan agar setiap guru yang mengajar dapat mengisinya. Di dalam jurnal mengajar tercantum kolom daftar hadir peserta didik pada bagian atasnya. Sementara itu, pada lajur bagian bawahnya terdapat kolom untuk mengisi mata pelajaran, materi yang hendak dibahas, tuntas tidaknya materi yang dibahas juga nama guru dan tanda tangan guru yang mengajar pada hari yang bersangkutan. Demikian juga dengan daftar hadir. Kita tahu bahwa dalam sebuah dokumen daftar hadir tercantum hari dan tanggal efektif dalam sebulan di mana guru secara teratur mengisi jam masuk dan jam pulang sekaligus memberikan paraf pada kolom yang sudah disiapkan.

Pengisian daftar hadir dan jurnal mengajar bukan sekedar memenuhi tata tertib administrasi. Lebih dari itu, kewajiban administratif ini memiliki konsekuensi langsung dengan kesejahteraan guru. Guru mesti menunjukkan loyalitas personalnya terhadap aturan yang berlaku dengan tetap disiplin mengisi daftar hadir dan jurnal mengajar. Sikap dan tindakan demikian akan menjadi nilai positif bagi guru dalam memupuk sikap taat terhadap tata administrasi yang berlaku. Sebaliknya di pihak peserta didik, apa yang dilakukan guru dengan penuh kedisiplinan dalam mengisi daftar hadir dan jurnal mengajar, perlahan akan tumbuh dalam diri mereka sikap mental tertib dan disiplin terhadap tata administrasi maupun tata aturan di sekolah.

Tertib mengisi daftar hadir dan jurnal mengajar tidak boleh dipandang sebagai hal yang sepeleh. Apabila hal penting ini diabaikan, para peserta didik akan langsung memberi penilaian bahwa guru yang seharusnya digugu dan ditiru tidak menunjukkan sikap mental tertib administrasi. Guru yang lalai mengisi daftar hadir dan jurnal mengajar akan berakibat fatal pada pelaporan kepada instansi di atasnya dalam hal ini Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) setempat. Konsekuensinya, pembayaran gaji guru akan terhambat dan mengalami kendala. Sebaliknya, jika para guru selalu tertib mengisi daftar hadir dan jurnal mengajar di dalam kelas maka secara implisit atau tersirat guru sedang mengajarkan kepada siswa untuk terampil dan teliti dalam beradministrasi.

Seluruh tindakan

Blibli.com
Blibli.com