
Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau, Toha Machsum, menyebut kegiatan FTBI 2024 bertujuan untuk melindungi bahasa daerah, yaitu bahasa Melayu Riau. FTBI juga sebagai wadah apresiasi siswa setelah melaksanakan pembelajaran dalam rangka revitalisasi bahasa daerah.
Selain itu, FTBI menjadi gaung dari seluruh rangkaian pelaksanaan revitalisasi bahasa daerah yang telah dilakukan, mulai dari persiapan (rapat koordinasi), penyusunan bahan ajar, bimbingan teknis guru utama, pengimbasan guru utama ke guru atau teman sejawat, pemantauan dan evaluasi, sampai pada pelaporan kegiatan.
Salah satu dewan juri yang juga seorang sastrawan asli Riau, Marhalim Zaini menyampaikan terima kasih kepada Badan Bahasa dan Balai Bahasa karena telah menyelenggarakan kegiatan FTBI Provinsi Riau.
Kegiatan FTBI di Provinsi Riau baru kali ini diadakan dan terlihat sekali antusias peserta dalam mengikuti perlombaan berbahasa daerah. Hal ini ditunjukkan dengan peserta dari SD dan SMP yang mahir berbahasa ibu dalam berbagai perlombaan yang mereka ikuti.
Marhalim menjelaskan, program ini setidaknya membangkitkan kesadaran tentang pentingnya bahasa daerah dalam konteks kreativitas seni budaya karena itu adalah cara yang paling efektif dalam mengeksplorasi bahasa ibu. Menurutnya, kegiatan seperti ini harus terus berlanjut agar generasi muda tergerak untuk mau mempelajari dan melestarikan bahasa ibu.
Berikut daftar pemenang FTBI Tingkat Provinsi Riau Tahun 2024.
- Pemenang lomba Membaca Pidato tingkat SD ialah (1) Rizki Adrian (SDN 9 Selatpanjang Timur); (2) Jihan Chantika Putri (UPT SDN 003 Batu Belah); (3) Cindy Naura Amanda (SDN 003 Pangkalan Sesai); (4) Nurzilawati (SDN 14 Banglas).
- Pemenang lomba Membaca Pidato tingkat SMP ialah (1) Restu (UPT SMPN 2 Kampar); (2) Salwa Altakiya Andinastyo (SMPN 2 Dumai); (3) Dila Rahayu (SMPN 2 Tebing Tinggi); (4) Kurniawan (SMPN 1 Tasik Putri Puyu).



















