SMA Don Bosco Padang Panen Sastra Perdana, 15 Siswanya Terbitkan Antologi Cerpen

Berita Daerah1750 Dilihat

“Saya tidak menyeleksi mereka, tetapi saya mengajak mereka untuk berlatih menulis. Saya mengatakan kepada mereka, jikalau kita punya niat maka kita bisa menulis. Sebaliknya, jikalau kita tidak punya niat, maka meskipun kita berbakat tidak bakalan menulis. Setelah saya dekati, ternyata mereka semua menyambut dengan antusias maka, saya pun mulai mendampingi satu per satu menurut karakter kepenulisan mereka,” ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dari 15 siswa yang didekati, mereka langsung didampingi menulis cerpen. Dirinya bersama anak-anak langsung menyepakati deadline penulisan selama sebulan. Setelah semua tulisan masuk, dirinya langsung mengedit dan mengirimnya ke penerbit,” kisahnya.

Wanita asal Nias ini mengatakan, buku antologi cerpen itu berisi 16 karya yang terdiri dari 15 (lima belas) karya siswa dan 1 (satu) karyanya sendiri. Pilihan judul buku “Aku, Dirimu dan Kisah Kita,” merupakan inisiatifnya sendiri. Sebab menurutnya, orientasi buku lebih ke konteks siswa yang bertemakan cinta.

“Kami terkendala di proses penerbitan. Hampir dua tahun kami menanti buku “Aku, Dirimu dan Kisah Kita” ini terbit. Saya sendiri masih fokus dengan kuliah PPG sehingga kurang konsen menyiapkan kumpulan naskah cerpen untuk dikirim ke penerbit. Selain itu, pihak penerbit juga mengalami musibah sehingga prosesnya agak tersendat,” terangnya.

Ia mengatakan, ada banyak penulis hebat yang tulisannya ditolak tetapi buku antologi ini meski melewati rentang waktu penantian yang cukup panjang dan melelahkan, akhirnya bisa diterbitkan juga. “Sebagai penggagas awal, motivator, juga cerpenis, saya takjub karena di usia yang masih belia anak-anak sudah punya bakat menulis yang sangat mengagumkan,” ungkapnya.

Menurutnya, para penulis pantas mendapat apresiasi, karena mereka belajar otodidak dan dengan berani menuangkan gagasannya dalam bentuk cerita. Terkait godaan penjiplakan ia mengatakan, tidak ada anak yang menjiplak karena setiap kali naskahnya dikumpulkan, dirinya langsung mengoreksi.

“Setiap kali…

Blibli.com
Blibli.com

Tinggalkan Balasan